ARCANA REALM part 2

 

Part 2 – Mantra yang Terbangun

Makhluk serigala bayangan itu melangkah pelan keluar dari kegelapan hutan. Tubuhnya besar, hampir dua kali tinggi Dyra. Asap hitam mengepul dari tubuhnya, dan matanya menyala merah.

Dyra mundur satu langkah.

“Aku… bahkan tidak tahu mantra apa pun,” gumamnya panik.

Tongkat di tangannya tiba-tiba bergetar semakin kuat. Cahaya biru mengalir dari gagangnya sampai ke ujungnya, seolah-olah tongkat itu mengenali sesuatu dalam dirinya.

Suara misterius yang tadi terdengar kembali berbisik di kepalanya.

“Energi Arcana terdeteksi… tingkat kompatibilitas: sangat langka.”

Dyra bingung.

“Apa maksudnya?”

Serigala bayangan itu melompat.

Tanpa sadar Dyra mengangkat tongkatnya dan berteriak kata pertama yang terlintas di pikirannya.

“Lumen!”

Cahaya terang meledak dari ujung tongkatnya.

Kilatan putih menghantam makhluk itu dan melemparkannya beberapa meter ke belakang sebelum tubuh bayangan itu menghilang seperti kabut.

Hutan kembali sunyi.

Dyra terengah-engah.

“Aku… barusan melakukan sihir?”

Tiba-tiba sebuah panel transparan seperti layar game muncul di depan matanya.


PLAYER TERDAFTAR
Nama: Dyra
Status: Arcana User
Kelas: Belum teridentifikasi
Tingkat Energi: Tidak terukur


Dyra menatap layar itu dengan bingung.

“Tingkat energi… tidak terukur?”

Biasanya dalam game, angka selalu muncul. Tapi di miliknya hanya tertulis tidak terukur.

Angin malam berhembus lembut di antara pepohonan bercahaya.

Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara seseorang.

“Tidak mungkin…”

Seorang pria berjubah abu-abu keluar dari balik pepohonan. Rambutnya panjang dan matanya tampak terkejut.

Ia menatap Dyra seperti melihat sesuatu yang mustahil.

“Tongkat itu… dan mantra Lumen…” gumamnya.

Dyra mengerutkan kening.

“Kamu siapa?”

Pria itu mendekat perlahan.

“Namaku Eldric, penjaga perbatasan Arcana Realm.”

Ia menatap Dyra dengan serius.

“Mantra yang kamu gunakan tadi… adalah mantra tingkat tinggi yang biasanya hanya bisa dipakai oleh penyihir legendaris.”

Dyra langsung menggeleng.

“Aku bahkan baru masuk dunia ini lima menit yang lalu.”

Eldric semakin terlihat bingung.

“Kalau begitu… hanya ada satu kemungkinan.”

“Apa?”

Eldric terdiam sejenak sebelum berkata pelan.

“Darahmu mungkin berasal dari Keturunan Arcana Legendaris.”

Dyra tertawa kecil.

“Itu tidak mungkin. Aku hanya manusia biasa.”

Namun Eldric tidak ikut tertawa.

Ia justru terlihat semakin serius.

“Ada satu kelompok yang dulu sangat terkenal di Arcana Realm,” katanya pelan.

“Para penyihir yang bisa menciptakan mantra sendiri. Mereka disebut Arcanist Legendaris.”

Dyra mulai merasa aneh.

“Lalu?”

Eldric menatap langsung ke matanya.

“Kelompok itu menghilang dua puluh tahun yang lalu… setelah membantu menciptakan sistem inti dunia Arcana Realm.”

Dyra membeku.

“Menciptakan dunia ini?”

Eldric mengangguk.

“Arcana Realm bukan sekadar dunia sihir… ini adalah dunia virtual yang dibangun oleh para jenius dari dunia manusia.”

Dyra langsung teringat laptopnya.

“Jadi… ini memang game?”

Eldric menggeleng.

“Awalnya, iya.”

“Tapi sekarang… dunia ini sudah berkembang jauh melampaui penciptanya.”

Angin tiba-tiba berhenti.

Panel sistem di depan Dyra berkedip lagi.


DATA PENGGUNA TERBARU TERDETEKSI
Koneksi memori: Tidak dikenal
Keturunan Arcana: ???


Eldric membaca panel itu dan wajahnya berubah pucat.

“Itu… mustahil.”

Dyra menelan ludah.

“Apa?”

Eldric menunjuk tulisan di panel.

“Hanya ada dua orang dalam sejarah Arcana Realm yang memiliki data keturunan yang tidak bisa dibaca oleh sistem.”

“Siapa mereka?”

Eldric menarik napas pelan.

Pencipta utama dunia ini.

Dyra merasakan jantungnya berdetak lebih cepat.

“Dan sekarang… sistem menunjukkan tanda yang sama padamu.”

Keheningan menyelimuti hutan bercahaya itu.

Dyra mencoba tertawa untuk mengusir rasa gugup.

“Kamu pasti bercanda.”

Namun sebelum Eldric sempat menjawab—

Langit tiba-tiba retak seperti kaca.

Sebuah pesan merah muncul di udara.


PERINGATAN SISTEM
Artefak Legendaris terbangun.
Pemilik potensial terdeteksi.


Eldric menatap Dyra dengan mata penuh kekhawatiran.

“Dyra…”

“Apa lagi sekarang?”

Ia berkata dengan suara pelan.

“Jika sistem benar… maka seseorang di dunia ini mungkin sudah menyadari bahwa keturunan para pencipta Arcana telah kembali.”

Dyra menatap langit yang retak.

Perasaan aneh muncul dalam dirinya.

Sebuah pertanyaan yang belum pernah ia pikirkan sebelumnya.

Bagaimana jika…

orang tuanya sebenarnya tahu tentang dunia ini?

Dan jika itu benar—

Kenapa mereka tidak pernah memberitahunya?

Bersambung ke Part 3 🔮

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARCANA REALM part 3

ARCANA REALM part 12