ARCANA REALM part 13
Hadiah dari Inti Dungeon
Debu batu masih beterbangan di ruang besar Breathing Hollow.
Tubuh Hollow Guardian telah runtuh sepenuhnya menjadi puing-puing hitam.
Dyra berdiri terengah-engah.
Tangannya masih gemetar setelah menggunakan Null Break untuk pertama kalinya.
Lira duduk di lantai sambil tertawa kecil.
“Jujur saja… aku pikir kita akan mati tadi.”
Dyra tersenyum lelah.
“Aku juga.”
Eldric berjalan mendekati sisa tubuh boss.
“Pertarungan yang bagus.”
Dyra mengangkat alis.
“Bagus?”
Eldric menoleh padanya.
“Kalian mengalahkan boss level 22 dengan level 15.”
“Itu tidak normal.”
Lira berdiri dan menepuk debu di bajunya.
“Kalau begitu… kita luar biasa.”
Namun sebelum mereka bisa berkata apa-apa lagi—
Cahaya muncul dari tengah puing-puing boss.
Panel sistem muncul di udara.
BOSS DROP DETECTED
Item Langka Ditemukan
Dyra mendekat.
Di tengah batu-batu itu terdapat sebuah kristal hitam kecil yang berdenyut pelan.
Seperti jantung yang berdetak.
Dyra mengambilnya.
Panel sistem langsung berubah.
Item: Shard of Hollow Core
Tier: Rare
Tipe: Energy Catalyst
Deskripsi:
Fragmen inti dari dungeon kuno.
Mampu memperkuat artefak yang kompatibel.
Lira mendekat.
“Catalyst?”
Eldric langsung menatap kalung di leher Dyra.
“Coba dekatkan ke artefakmu.”
Dyra ragu sejenak.
Namun ia tetap melakukannya.
Begitu kristal itu mendekati Heart of Null Arcana…
Cahaya hitam transparan langsung menyelimuti keduanya.
Panel sistem baru muncul.
RESONANCE DETECTED
Heart of Null Arcana
Sync Rate: 29% → 33%
Dyra merasa energi aneh mengalir melalui tubuhnya.
Seperti sesuatu yang perlahan bangun dari tidur panjang.
Lira menatapnya dengan kagum.
“Kamu semakin menyeramkan setiap menit.”
Dyra tertawa kecil.
“Aku menganggap itu pujian.”
Namun Eldric terlihat jauh lebih serius.
Ia menatap artefak itu dengan mata yang sulit dibaca.
“Artefak itu… berkembang terlalu cepat.”
Keluar dari Dungeon
Beberapa saat kemudian mereka akhirnya keluar dari dungeon.
Udara hutan terasa jauh lebih segar dibandingkan udara berat di dalam dungeon.
Lira meregangkan tubuhnya.
“Akhirnya keluar.”
Dyra melihat matahari di langit.
“Aneh…”
“Seharusnya kita sudah di dalam dungeon berjam-jam.”
Eldric menoleh ke arah langit.
“Kita memang berjam-jam di sana.”
“Namun di dunia luar… mungkin hanya beberapa menit.”
Dyra menghela napas kagum.
“Dungeon benar-benar tempat yang aneh.”
Seseorang yang Menunggu
Namun saat mereka berjalan kembali menuju jalan utama…
Eldric tiba-tiba berhenti.
Dyra dan Lira langsung waspada.
“Ada apa?” tanya Lira.
Eldric menatap ke arah pepohonan.
“Ada seseorang di sini.”
Angin bertiup pelan.
Lalu seseorang keluar dari bayangan hutan.
Seorang pria dengan rambut putih pendek dan mantel panjang gelap.
Aura di sekitarnya terasa… berbeda.
Seperti tekanan yang menekan udara.
Panel kecil muncul di sudut pandang Dyra.
WARNING
High Level Entity Detected
Dyra langsung merasakan keringat dingin.
“Dia… kuat.”
Pria itu menatap mereka bertiga dengan santai.
Namun matanya berhenti pada Dyra.
“Jadi… kamu yang mengalahkan Hollow Guardian.”
Dyra sedikit terkejut.
“Kamu tahu?”
Pria itu tersenyum tipis.
“Sulit untuk tidak menyadari ketika dungeon kuno runtuh.”
Lira berbisik pelan pada Eldric.
“Siapa dia?”
Eldric menjawab pelan juga.
“Legendary.”
Dyra menelan ludah.
Legendary.
Salah satu pemain terkuat di Arcana Realm.
Pria itu berjalan mendekat.
Langkahnya tenang.
“Namaku Kael Vireon.”
“Aku bukan anggota guild manapun.”
“Orang biasanya menyebutku… Legendary independen.”
Dyra langsung merasa tekanan berat.
Namun Kael hanya tersenyum santai.
Ia menunjuk kalung di leher Dyra.
“Artefak itu…”
“…sudah lama sekali aku tidak melihatnya.”
Dyra terkejut.
“Kamu tahu artefak ini?”
Kael tertawa kecil.
“Sedikit.”
Matanya menatap Dyra lebih dalam.
“Namun yang lebih menarik…”
“…adalah kamu.”
Lira sedikit berdiri di depan Dyra.
“Apa maksudmu?”
Kael menatapnya sebentar lalu kembali pada Dyra.
“Sudah lama sekali sejak seseorang seperti dia muncul.”
Eldric menatap Kael dengan serius.
“Kamu sedang mencari masalah?”
Kael mengangkat tangannya santai.
“Tidak.”
“Aku hanya penasaran.”
Ia menatap Dyra sekali lagi.
“Anak muda.”
“Jangan mati terlalu cepat.”
“Arcana Realm sedang menuju masa yang sangat kacau.”
Ia berbalik.
Namun sebelum pergi, ia berkata lagi.
“Dan ketika hari itu datang…”
“…aku ingin melihat seberapa jauh kamu bisa bertahan.”
Angin bertiup.
Dan dalam sekejap—
Kael sudah menghilang dari hutan.
Seolah dia tidak pernah ada di sana.
Dyra berdiri diam beberapa saat.
Lira akhirnya berkata,
“Legendary itu… aneh.”
Eldric mengangguk.
“Namun jika dia sampai muncul untuk melihatmu…”
Ia menatap Dyra.
“…berarti keberadaanmu sudah mulai mengguncang Arcana Realm.”
Dyra menatap kalung di lehernya.
Ia masih belum sepenuhnya memahami dunia ini.
Namun satu hal sudah jelas.
Perjalanannya di Arcana Realm…
baru saja mulai menarik perhatian para monster sebenarnya di dunia ini.
Bersambung ke Part 14… ⚔️
Komentar
Posting Komentar