ARCANA REALM part 15
Part 15 – Pemburu dalam Bayangan
Malam di Velmora terasa lebih sunyi dari biasanya.
Lampu-lampu sihir di sepanjang jalan utama menyala redup, sementara sebagian besar petualang sudah kembali ke penginapan mereka.
Namun di salah satu jalan kecil di belakang pasar…
Dyra dan Lira sedang berjalan pulang setelah membeli beberapa perlengkapan latihan.
Lira membawa tas kecil berisi potion.
“Kalau kita masuk dungeon lagi besok, kita butuh ini.”
Dyra mengangguk.
“Setelah pertarungan kemarin, aku sadar satu hal.”
Lira menoleh.
“Apa?”
Dyra tersenyum tipis.
“Kita masih sangat lemah.”
Lira tertawa kecil.
“Akhirnya kamu sadar juga.”
Namun tiba-tiba—
Dyra berhenti berjalan.
Lira langsung menyadarinya.
“Ada apa?”
Dyra menatap ke arah gang gelap di depan mereka.
“Null Sense… aktif.”
Lira langsung waspada.
“Ada orang?”
Dyra mengangguk pelan.
“Lebih dari satu.”
Serangan Mendadak
Dari bayangan gang muncul tiga sosok mengenakan armor hitam dengan lambang mata perak.
Lira langsung mengenalinya.
“Guild…”
Dyra berbisik,
“Oblivion Crest.”
Salah satu dari mereka melangkah maju.
Seorang pria besar dengan pedang panjang.
“Jadi kamu Dyra.”
Dyra menghela napas.
“Sepertinya rumor tentangku menyebar cepat.”
Pria itu tersenyum dingin.
“Serahkan artefak di lehermu.”
“Dan kami mungkin tidak akan membunuhmu.”
Lira langsung mengangkat pedangnya.
“Coba saja.”
Dua anggota lain langsung bergerak mengelilingi mereka.
Panel sistem muncul di depan Dyra.
Enemy Detected
Level 19
Level 20
Level 18
Dyra menghela napas pelan.
“Kita benar-benar sial.”
Lira tersenyum kecil.
“Atau ini kesempatan naik level.”
Pertarungan di Gang Sempit
Pertarungan dimulai dalam sekejap.
Pria besar itu menyerang Dyra dengan pedangnya.
CLANG!
Dyra menahan serangan itu dengan tongkatnya.
Namun kekuatannya membuat Dyra terdorong mundur.
“Dia kuat…”
Lira menghadapi dua anggota lainnya.
Gerakannya cepat, tapi lawannya berpengalaman.
Salah satu dari mereka hampir melukai bahunya.
Dyra langsung mengangkat tangan.
“Arc Pulse!”
BOOM!
Ledakan energi menghantam musuh yang menyerang Lira.
Namun pria besar itu tertawa.
“Serangan itu tidak cukup.”
Ia mengayunkan pedangnya lagi.
Dyra hampir terkena.
Null Arcana Bereaksi
Kalung di leher Dyra tiba-tiba bergetar.
Panel sistem muncul.
Heart of Null Arcana
SYNC RATE: 33% → 36%
Skill Baru Terbuka
NULL SHIFT
Dyra belum sempat membaca sepenuhnya.
Namun tubuhnya tiba-tiba bergerak sendiri.
Saat pedang pria itu hampir mengenainya—
Dyra menghilang.
WHOOSH.
Ia muncul kembali beberapa meter di samping.
Lira terkejut.
“Kamu… teleport?!”
Dyra sendiri bingung.
“Aku juga tidak tahu!”
Pria dari guild itu menyipitkan mata.
“Menarik.”
Serangan Balasan
Dyra mencoba fokus.
Ia merasakan energi Null Arcana mengalir di tubuhnya.
Seperti arus listrik.
Ia mengangkat tongkatnya.
“Null Break!”
Ledakan energi menghantam pria besar itu.
CRACK!
Armor pria itu retak.
Ia terpental ke dinding.
Dua anggota lainnya langsung mundur.
Mereka saling menatap.
“Dia bukan pemain biasa.”
Pria besar itu berdiri kembali sambil menghapus darah di bibirnya.
Ia menatap Dyra dengan marah.
“Kita akan bertemu lagi.”
Kemudian mereka bertiga menghilang ke dalam bayangan gang.
Setelah Pertarungan
Lira menghela napas lega.
“Aku tidak suka guild itu.”
Dyra tertawa kecil.
“Aku juga.”
Namun saat itu langkah kaki terdengar dari belakang.
Eldric muncul dari ujung jalan.
Ia menatap mereka berdua.
“Aku merasakan gangguan energi.”
Dyra menunjuk arah gang.
“Oblivion Crest.”
Eldric menghela napas.
“Secepat ini…”
Lira bertanya,
“Seberapa berbahaya guild itu?”
Eldric menjawab pelan.
“Mereka adalah salah satu guild yang dulu…”
“…hampir menghancurkan Arcana Realm.”
Dyra terdiam.
Nama itu terdengar familiar.
“Bukankah mereka salah satu kelompok yang melawan…”
Eldric mengangguk.
“The Nameless Monarch.”
Angin malam bertiup pelan.
Dan untuk pertama kalinya sejak masuk ke Arcana Realm—
Dyra mulai benar-benar merasakan sesuatu.
Bukan sekadar petualangan.
Namun sebuah konflik besar yang perlahan menariknya masuk.
Bersambung ke Part 16… ⚔️
Komentar
Posting Komentar